Monday, April 11, 2011

Dua akhir pekan berturut-turut, aku mengisi kegiatan In House Training Peningkatan Kompetensi TIK Guru SMA RSBI Jawa Tengah. Tanggal 2-3 April melakukan kegiatan di SMAN 1 Salatiga, dan 9-10 April di SMAN 1 Ungaran. Senin, 11 April diminta SMK 7 memberikan materi IHT tentang Metode Pembelajaran berbasis TIK di Hotel Muria, Jl. Dr. Cipto Semarang.

Friday, April 08, 2011

Unnes menambah penerimaan:
- reguler
- non reguler
- pjj

1. Diskusi penyusunan proposal PJJ
2. Penambahan kuota via non reguler

Sistematika proposal
- aspek pembelajarannya ditangani oleh PTIK
- sharing sistem ketika sarasehan

Prodi yang eligible PJJ
- FIS
- Bahasa
- Matematika
- Ekonomi
(Diemailkan ke masing2 peserta rapat)

Wednesday, April 06, 2011

Kemarin pulang dari Yogya via Solo, pakai Nusantara. Di Bawen datang telpon suruh ke Yk ketemu Ketua Konsorsium Bidang Ilmu jam 15.00. Jadilah pagi tadi aku pakai Cipaganti ke Yk lagi. Sekarang sedang nunggu saatnya tiba, di ... Lab SE.

Tuesday, April 05, 2011

Smg-Pwr-Yogya-Ska-Smg

Pagi tadi berangkat jam 06 sekedar mau bertanya ke ketua konsorsium bidang ilmu mengenai draft disertasi. Sudah aku berikan sejak tgl 18 bulan lalu. Karena harus memutar via Pwr maka aku baru sampai Yk jam 10 lebih. Hanya satu menit di R PPS untuk sekedar mendapat jawaban bhw beliau sdh membaca tapi belum selesai dan belum dikembalikan ke TU. Sisa waktu akhirnya kupakai untuk melapor ke promotor. Jadilah aku sekarang di atas bus mau kembali ke smg. Kali ini pulangnya via Surakarta. Itu artinya akan memakan waktu 4 jam. Hmmm
-----------------
Hari Wibawanto
Teknik Elektro
Universitas Negeri Semarang

Sunday, April 03, 2011

Notula Rapat PJJ Belmawa

PEMBUKAAN
Ibu Hasmi Musa
Kasi Sistem Pembelajaran
Menyampaikan agenda rapat yang diamanahkan Direktur Belmawa, Ibu Illah Sailah, yang terdiri atas:
- Peninjauan kembali SK Mendiknas No. 107 tahun 2001, terutama mengenai syarat hasil akreditasi program tatap muka dari program yang akan diselenggarakan dengan PJJ;
- Kisi-kisi kegiatan PJJ 2011;
- Program studi yang akan ditawarkan ke perguruan tinggi di luar UT, untuk diselenggarakan dengan model PJJ (untuk program studi yang tidak memerlukan praktikum);
- Hibah akan segera dikontrakkan pada perguruan tinggi, dan diharapakan sudah dilaksanakan pada bulan Agustus 2011.

PEMBAHASAN KEGIATAN PJJ 2011
- SK 107 Tahun 2001 tentang penyelanggaraan PJJ di Indonesia
- Kondisi terkini
- Revisi terhadap SK No. 107 Tahun 2001, belum digarap;
- Direktorat Kelembagaan dan Kerjasama sedang membahas pengganti SK No. 234 tahun 2000 tentang Pendirian Perguruan Tinggi;
- Rencananya PJJ akan diatur dalam SK terpisah dari SK No. 234.
- Analisis terhadap SK No. 107 Tahun 2001
SK tersebut belum menjelaskan tentang proses belajar;
- Peryaratan "hasil akreditasi A" untuk program studi dengan tatap muka, yang telah ada, sulit dipenuhi, sebab BAN PT tidak sanggup mengakreditasi dengan cepat;
- Persyaratan "telah menyelenggarakan program studi serupa dengan model tatap muka" perlu disesuaikan. Mengingat terdapat sejumlah program studi unik, yang tidak dapat diselenggarakan dengan PJJ. Serta bergantung pada tujuan pemerintah dalam mengembangkan model pembelajaran PJJ. Apakah untuk ekspansi atau untuk mengembangkan program studi baru yang unik (belum ada program studi serupa yang diselenggarakan dengan tatap muka).
- Kisi-kisi Kegiatan PJJ 2011
Penyusunan Panduan Penyelenggaraan PJJ (untuk PT non-UT)
Garis Besar Isi Panduan
PJJ dan aturan yang berlaku;
- Uraian tentang model PJJ yang telah berjalan di indonesia, yaitu:
Model GDLN
Model Hylite
Model Pendidikan Vokasi Berkelanjutan (PVB/seamless)
Model Poltek (PENS)
Model Dual Mode (+ Hylite)
Model UT
Model AI3 (ITB, UGM dan UI)
- Syarat, kriteria, quality control, persiapan yang diperlukan untuk menyelenggarakan masing-masing model (secara umum, regardless prodi yang diselenggarakan).
- Target
Mei 2011 draft panduan selesai (waktu efektif penyusunan draft panduan adalah 2 bulan);
Juni 2011 sosialisasi;
Juli 2011 panduan selesai;
- Panduan PJJ yang telah disusun, nantinya dapat disempurnakan kembali setelah mendapat masukan dari perguruan tinggi yang menyelenggarakan PJJ sesuai panduan.

Sarasehan Model PJJ

Tujuan:
- Untuk mengidentifikasi minat PT terhadap PJJ, usulannya adalah mereka tidak kita beri akomodasi dan transportasi, mengingat mereka akan mendapat informasi. Sehingga dapat menjaring lebih banyak PT yang terjaring, misalnya menjadi 150 perguruan tinggi.
- Menggali model lain yang sudah dijalankan PT.
Peserta:
Jumlah:
150 perguruan tinggi (daftar terlampir)
Syarat:
- Dilihat daftar perguruan tinggi yang pernah mengusulkan pembukaan PJJ
- Dipilih dari PT yang menjalankan program INHERNT
- Akreditasi minimal B

Narasumber
Daftar terlampir
Tanggung jawab
Biaya peserta : akomodasi dan konsumsi
Biaya narasumber : akomodasi, konsumsi dan transportasi
Data
Data provider PENS (Bapak Edi)
Data INHERENT (Bapak Gatot)
Sosialisasi Kegiatan PJJ
Pelatihan PJJ
Pelatihan E-learning
Pelaporan
Rekomendasi program studi dengan model PJJ
Ada program studi-program studi yang kondusif untuk PJJ dan ada yang tidak kondusif untuk PJJ, misalnya kedokteran tidak direkomendasikan untuk diselenggaakan dengan PJJ;
Data pemetaan program studi dibutuhkan untuk menentukan program studi yang direkomendasikan untuk dibuka dengan model PJJ;
Setelah melihat peta perguruan tinggi, maka dapat ditentukan program studi yang direkomendasikan untuk dibuka.
Hibah Penyelenggaraan Model PJJ
Besar bantuan
Masing – masing perguruan tinggi memperoleh Rp 70.000.000;
Berkemungkinan hanya sedikit yang berminat;
Ditujukan bagi yang berminat dan memiliki modal untuk menjalankan. Benefit lainnya, misalnya ijin untuk membuka program studi sendiri.


Sistem hibah (Kompetisi atau Penetapan?)
Tim akan memberi masukan untuk pilihan sistem hibah.
Apakah dalam hibah ini ada komponen biaya untuk penyusunan bahan ajar? Mengingat PJJ memiliki bahan ajar tersendiri, yang paling banyak membutuhkan perhatian.
Usulan
Pakai model penyusunan bahan ajar, seperti dalam program Hylite, sehingga bahan dapat dipakai bersama. Misalnya ekonomi, digarap UI UGM ITB dan UNAIR secara bersama, dengan sistem pembagian tanggung jawab mata kuliah. Hasilnya menjadi milik bersama.
Perlu disiapkan sistem dan tim Monev
Sasaran hibah
Apakah untuk pengembangan konten atau pengembangan sistem?
Join course
Merupakan alternatif bentuk penyelenggaraan PJJ, yang dapat mengatasi masalah syarat akreditasi.


-----------------
Hari Wibawanto
Teknik Elektro
Universitas Negeri Semarang

Friday, April 01, 2011

Saat ini jam 19.33. Seharusnya aku sudah boardingb atau malah sudah terbang. Tapi, barusan diumumkan bhw pesawat akan diberangkatkan jam 19.50 jadi masih cukup lama. Jam 17 tadi aku masih nungguin bus di depan pintu 1 senayan setelah sejam sebelumnya menyelesaikan meeting awal untuk merancang PJJ untuk meningkatkan APK dari 21 persen menjadi 30 persen pada tahun 2015. Jadwal dan target2 tiap step sudah dibuat. Intinya bakal sibuk setahun ini. Mudah2an kerja ini akan membekas menjadi rekaman pengalaman yang akan berguna nanti. Amin.
Rapat IHT tgl 31 Maret 2011 di PPTK Disdik Jateng.
- Tidak ada masalah.
- Sekolah perlu konfirmasi dg nara sumber
- Perubahan jadwal: 2-3 di sma 1 sltg ; 9-10 di sma 1 ungaran
- Di sma ungaran dibagi 2 yang sudah mahir dan yang belum; mungkin daerah lain juga begitu
- sabtu mulai jam 11
- minggu mulai bjam 09.30

Rapat pjj unnes

Rencana penerimaan mhs baru:
Peta wilayah
Prosedur
Calon mahasiswa
Infrastruktur

366 mhs, 266 pg pjsd, 47 pgsd, 53 paud


-----------------
Hari Wibawanto
Teknik Elektro
Universitas Negeri Semarang

Meeting berikutnya:
15 - 16 April pagi
Rapat di lantai 7 senayan
Rencana sarasehan mengundang:
- 23 lptk hylite pelaksana PJJ PGSD (3 pembicara)
- gdln group (ui, itb, ui, unud, unhas, unri, ugm) 3 pembicara: ut, gdln, itb
- seamolec
- pens
- Pend vokasional berkelanjutan (pvb), pembicara pak Koko
- dual mode (81 pt: pembicara dari UPI)
- pustekkom dan inherent 2 pembicara
- Tim PJJ-Belmawa

Materi:
- Pendahuluan: PP
- Model GDLN (GFH)
- Model Hylite (TP/DM)
- Model PVB (
- Model Poltek: ES
- Model Dual Mode (+ Hylite): HW
- Model UT: INB

Pdpt.dikti.go.I'd

Isi model:
1. penjelasan umum model
- jenjang s1
2. penyelenggaraan model
- persiapan: perijinan, sistem (persyaratan minimum), mahasiswa, kurikulum (bahan ajar), tutor/dosen/fasilitator, program mapping, kolaborasi, panduan operasional, sistem administrasi (beban kerja dosen, remunerasi, dll)
- implementasi: pola komunikasi dosen-mhs, sistem (infrastruktur dll), pengelolaan waktu, akses thd sumber belajar, keterampilan teknis (dosen, mhs), jangkauan (dalam dan ln khusus wni)
- monitoring dan evaluasi: evaluasi hasil belajar, evaluasi penyelenggaraan, penjaminan mutu,
3. Keberlanjutan

Tugas tim:
- mengembangkan panduan
- kaji ulang sk 107
- rekomendasi ke direktur

Target kegiatan 2011
- buku panduan
- saran perbaikan sk 107 2001
- rekomendasi untuk direktur

Beberapa pertimbangan :
- peta prodi: apa yang akan diprioritaskan pjj? Milik sendiri per pt atau milik bersama

Jadual meeting:
15; 28-29;29-30 april
13; 27 mei
17 juni
1; 15; 29 juli

Jadual Sosialisasi di ketiga wilayah:
Paralel minggu pertama dan kedua Agustus

Workshop
- 23 sept meeting tim
-29-30 sept workshop pjj

Pelatihan elearning
- 30-1 sept meeting tim
- 20-22 pelatihan
- perlu tim teknis (3 orang dari seamolec)

Laporan 3-5 november; 17-19; 25-26

Saturday, February 26, 2011

Ke cikarang

250211
Adzan subuh baru saja berhenti, aku harus buru-buru ke bandara. Pesawatku ga231 berangkat jam 06.05. Meski aku sudah city check in sebelumnya tapi tetep khawatir juga kalau telat.
Sampai di bandara ternyata pintu masuk belum dibuka. Padahal aku sudah pingin makan atau setidaknya ngopi di kafe dalam bandara. Bangun tidur tadi aku nggak sempat untuk bikin kopi sekalipun.
Eh, ternyata ada vending machine seperti di bandara SH terminal 3. "Vending machine ini hanya menerima uang pecahan 5000, 10000, 20000" . "Tidak menerima uang pecahan terbaru" begitu tulisan yang tertempel. Yang terbaca sih sebenarnya angka-angka itu. Maka kutengok dompetku. Ada sepuluh ribuan satu, beberapa pecahan 20 ribuan. Cuma sepertinya sepuluh ribuannya edisi terbaru. Aku coba saja. Benar saja, pecahan 10 ribuan dikeluarkan lagi oleh mesin itu. Kucoba salah satu pecahan 20-an. Sukses. Sambil minum aku nunggu kembalian. Tiba-tiba terbaca lagi tulisan lain di dekat lubang tempat mengambil uang kembalian. "Mesin ini tidak bisa memberikan kembalian. Pastikan pakai uang pas. Jadi? Berarti, aku harus beli empat cup? Wah, bakalan kembung. Bingung juga. Di belakangku ada seseorang yang antre juga mau menggunakan mesin ini. Aku mau nawarin untuk mengambil saja, tapi keburu dia nyodorin 5000 rupiah "Pak, saya ambil satu ya" Aku terima uangnya. He he jadi penjual minuman tanpa ambil untung nih. Tapi masih ada dua cup jatahku lagi di mesin, dan sepertinya tidak ada yang berminat lagi. Masak iya aku tawarin, meski gratis sekalipun. Akhirnya aku ambil lagi dua cup milo hangat. Aku letakkan di counter Mandala yang sudah tutup. Jadilah, pagi itu perutku penuh dengan 3 cup coklat panas. Sialnya lagi, di BSH harus nunggu hampir 2 jam baru ada Damri yang ke Cikarang.
Hari Wibawanto by Telkomsel BlackBerry®

Tuesday, February 01, 2011

Tie the yellow ribbon round the old oak tree


Lagu "Tie the yellow ribbon round the Old Oak tree" ini berdasarkan pada kisah nyata yang dimuat pada tahun 1971 surat kabar New York Post tentang seorang pria yang hidup di sebuah kota kecil di White Oak, Georgia, Amerika. Pria ini menikahi seorang wanita yang cantik dan baik, sayangnya dia tidak pernah menghargai istrinya. Dia tidak menjadi seorang suami dan ayah yang baik. Dia sering pulang malam- malam dalam keadaan mabuk, lalu memukuli anak dan isterinya.

Satu malam dia memutuskan untuk mengadu nasib ke kota besar, New York. Dia mencuri uang tabungan isterinya, lalu dia naik bis menuju ke utara, ke kota besar, ke kehidupan yang baru. Bersama-sama beberapa temannya dia memulai bisnis baru. Untuk beberapa saat dia menikmati hidupnya. Sex, gambling, drug. Dia menikmati semuanya.

Bulan berlalu. Tahun berlalu. Bisnisnya gagal, dan ia mulai kekurangan uang. Lalu dia mulai terlibat dalam perbuatan kriminal. Ia menulis cek palsu dan menggunakannya untuk menipu uang orang. Akhirnya pada suatu saat naas, dia tertangkap. Polisi menjebloskannya ke dalam penjara, dan pengadilan menghukum dia tiga tahun penjara.

Menjelang akhir masa penjaranya, dia mulai merindukan rumahnya. Dia merindukan istrinya. Dia rindu keluarganya. Akhirnya dia memutuskan untuk menulis surat kepada istrinya, untuk menceritakan betapa menyesalnya dia. Bahwa dia masih mencintai isteri dan anak-anaknya.

Dia berharap dia masih boleh kembali. Namun dia juga mengerti bahwa mungkin sekarang sudah terlambat, oleh karena itu ia mengakhiri suratnya dengan menulis, “Sayang, engkau tidak perlu menunggu aku.

Namun jika engkau masih ada perasaan padaku, maukah kau nyatakan?

Jika kau masih mau aku kembali padamu, ikatkanlah sehelai pita kuning bagiku, pada satu-satunya pohon beringin yang berada di pusat kota. Apabila aku lewat dan tidak menemukan sehelai pita kuning, tidak apa-apa. Aku akan tahu dan mengerti. Aku tidak akan turun dari bis, dan akan terus menuju Miami. Dan aku berjanji aku tidak akan pernah lagi menganggu engkau dan anak-anak seumur hidupku.”

Akhirnya hari pelepasannya tiba. Dia sangat gelisah. Dia tidak menerima surat balasan dari isterinya. Dia tidak tahu apakah isterinya menerima suratnya atau sekalipun dia membaca suratnya, apakah dia mau mengampuninya? Dia naik bis menuju Miami, Florida, yang melewati kampung halamannya, White Oak. Dia sangat sangat gugup. Seisi bis mendengar ceritanya, dan mereka meminta kepada sopir bus itu, “Tolong, pas lewat White Oak, jalan pelan-pelan…kita mesti lihat apa yang akan terjadi…”

Hatinya berdebar-debar saat bis mendekati pusat kota White Oak. Dia tidak berani mengangkat kepalanya. Keringat dingin mengucur deras.

Akhirnya dia melihat pohon itu. Air mata menetas di matanya…

Dia tidak melihat sehelai pita kuning…

Tidak ada sehelai pita kuning….

Tidak ada sehelai……

Melainkan ada seratus helai pita-pita kuning….bergantungan di pohon beringin itu…Ooh…seluruh pohon itu dipenuhi pita kuning…!!!!!!!!!!!!

Kisah nyata ini menjadi lagu hits nomor satu pada tahun 1973 di Amerika. Sang sopir langsung menelpon surat kabar dan menceritakan kisah ini. Seorang penulis lagu menuliskan kisah ini menjadi lagu, “Tie a Yellow Ribbon Around the Old Oak Tree”, dan ketika album ini di-rilis pada bulan Februari 1973, langsung menjadi hits pada bulan April 1973.

Syairnya:

I’m coming home
I’ve done my time And I have to know what is or isn’t mine
If you received my letter telling you I’d soon be free
Then you’d know just what to do
If you still want me
If you still want me
Oh tie a yellow ribbon
‘Round the old oak tree It’s been three long years
Do you still want me If I don’t see a yellow ribbon ‘Round the old oak tree
I’ll stay on the bus, forget about us
Put the blame on me If I don’t see a yellow ribbon ‘Round the old oak tree
Bus driver please look for me ‘Cause I couldn’t bare to see what I might see
I’m really still in prison And my love she holds the key
A simple yellow ribbon’s all I need to set me free
I wrote and told her please
Oh tie a yellow ribbon ‘Round the old oak tree It’s been three long years
Do you still want me If I don’t see a yellow ribbon ‘Round the old oak tree
I’ll stay on the bus, forget about us
Put the blame on me If I don’t see a yellow ribbon ‘Round the old oak tree
Now the whole damn bus is cheering And I can’t believe
I see A hundred yellow ribbons ‘Round the old, the old oak tree
Tie a ribbon ’round the old oak tree…

Rekaman di Youtube dinyanyikan oleh http://www.youtube.com/watch?v=T8D5WuWtvw4

Monday, December 13, 2010

Ini catatan singkat kegiatan2:
  1. 22-24 Okt : Supervisi dan Monev di Bangkalan
  2. 18-20 Nov : di Hotel Mega Anggrek, simposium best practices
  3. 22-24 Nov : Hotel Inna Simpang, persiapan monev dan uji coba
  4. 26-28 Nov : UPI, Ponty Hotel, uji coba dan monev
  5. 30 Nov dan 1-2 Des : Undiksha, Bali Taman Hotel, monev
  6. 2-3 Des : Amaris Hotel Jakarta (227-228)
  7. 3-5 Des : Unismuh, Monev (Makassar Golden Hotel)
  8. 5-6 Des : UNY, UNY Hotel
  9. 8-10 Des : Savoy Homann Hotel
  10. 25-27 Jan 2011 : Royal Dago, Workshop di Comlabs ITB

Tuesday, September 21, 2010

Setelah menunggu cukup lama dan membayar cukup mahal (2,4 jt) akhirnya artikelku dimuat juga di IJEER. Yang ini juga pasti akan sulit minta insentif. Selalu saja yang berkuasa punya alasan.
Kalau mau ikut lihat, silahkan didownload salinan yang kusimpan di 4shared.com

Friday, August 13, 2010

Rapat JurPTE

Notulen rapat JurPTE 14 Ags 2010

Yang menarik: 213 mahasiswa PTIK direkrut sebagai mahasiswa baru. Kalau boleh pilih mendingan sedikit mahasiswa jadi bisa dididik dengan lebih baik. Lagi pula, makin banyak mahasiswa justru hanya menjadi beban saja, uangnya sih mengalir ke Fak atau Univ.
Mulai semester ini berlaku aturan baru, beban mengajar dosen tim dibagi berdasarkan jumlah sks mata kuliah. Jadi kalau makul 2 sks kalau diampu 2 dosen, artinya masing-masing dosen hanya memiliki beban tugas 1 sks. Logis sebenarnya, tetapi sayangnya berlaku mendadak, jadi korbannya beberapa dosen mengajar kurang dari 12 sks.
Sementara itu, aku masih mikir rencana PJJ Teleconference Unnes. Senin nanti (16/8) baru ada rapat untuk workshop calon dosen pengampu.
Hal yang masih perlu dipikirkan tentang PJJ TC:
1. Siapkah BAC/Non BAC semua makul semester 1?
2. Bisakah workshop menyelesaiakan pengunggahan file kuliah?
3. Bisakah mahasiswa PJJ TC mengikuti kuliah dengan baik, terkait perlunya penguasaan dan akses ICT?

Sunday, July 25, 2010

Menghadiri undangan DIPBPJJ Bermutu tahap 2, 14-15 Juli 2010 di Menara Peninsula. Pada tanggal yang sama aku harusnya mengisi kegiatan PLPG. Tapi untunglah bisa diganti orang lain.
Tanggal 22-24 menyiapkan monev bersama teman-teman PJJ di Garuda Plaza Medan. Rencana monev ke UPI, UNM dan Unismuh

Tuesday, July 06, 2010




Ini yang namanya beruntung. Tanggal 1-2 Juli aku rencanakan untuk mengikuti ICSIIT 2010 yang diadakan di Hotel Hard Rock Bali. Jauh-jauh hari aku sudah siapkan, beli tiket untuk ke Bali (30 Juni, malam) via JOG, dapat, meskipun sudah di harga 600-an. Pulangnya DPS-SUB-SRG dapat harga 900-an. Aku sebut beruntung karena sebelum sempat membeli vucer hotel, tiba-tiba PPPTK Bahasa meminta aku menjadi narasumber bagi pengembang BERMUTU tanggal 1-2 Juli. Jadilah, aku ke DPS via JOG malam jam 20.10 dengan Mandala (mundur dari skedul sebelumnya jam 18.55). Paginya sempat ikut pertemuan menyusun grand design pengembangan pendidikan Dispendik Jateng di Wisma Bina Dharma Salatiga sampai jam 13 lalu meluncur ke JOG via Boyolali-Klaten-JOG.
Aku menginap di Sanur Paradise Hotel (kata driver taxi, dulu namanya Hotel Radisson Bali) meskipun acara ICSIIT 2010 berlangsung di Hard Rock Hotel Kuta bali, ya karena penginapan disediakan oleh PPPPTK untuk BERMUTU itu.


Tangga naik/turun menuju venue gala dinner di pinggir kolam

Tuesday, April 06, 2010

DAFTAR HOTEL DI BATAM (Lagi, mungkin banyak yang sama dengan daftar sebelumnya) 

Batam View Beach Resort ****
Jln. Hang Lekir, Nongsa – Batam
0778-761740/41 Fax. 0778- 761747

Goodway Hotel ****
Jln. Imam Bonjol No 1 – Nagoya
0778-426888 Fax. 0778-458057

Grand Majesty Hotel ****
Jaya Putra Complek, Sei Jodoh – Batam
0778-424444 Fax. 0778-433788

Harmoni ****
Jln. Imam Bonjol Blok B No 1 - Nagoya – Batam
Telp.0778-459308 Fax. 0778-459306

Harmoni Apartement ****
Jln. Imam Bonjol, Nagoya – Batam
Telp.0778-455550 Fax. 0778-455551

Holiday Inn Resort ****
Water Front City
Telp. 0778-381333 Fax. 0778-381332

I Hotel & Residence ****
Jln. Teuku Umar, Bukit Nagoya – Batam
Telp.0778-431111 Fax. 0778-431111

Nongsa Point Marina ****
Hang Lekir Street, Nongsa – Batam
Telp.0778-761333 Fax. 0778-761474

Novotel ****
Jln. Duyung, Sei Jodoh – Batam
Telp.0778-425555 Fax.0778-427502

Ocean / Pacific Palace ****
Jln. Duyung, Sei Jodoh – Batam
Telp.0778-458599

Panorama Regency ****
Panorama Komp. Nagoya
Telp.0778-452888 Fax. 0778-452555

Planet Holiday ****
Jln. Raja Ali Haji, Sei Jodoh – Batam 
Telp.0778-433555 Fax. 0778-433777

Pura Jaya Beach Hotel ****
Jln. Hang Lekir, Nongsa – Batam
Telp.0778-761345 Fax.0778-761438

Turi Beach Resort ****
Jln. Teluk Mata Ikan, Nongsa – Batam
Telp.0778-761080 Fax.0778-761042/3 

Akasia Sutami ***
Jln. Sutami No.08, Sekupang – Batam
Telp.0778-322482 Fax.0778-322221

Harbour Bay Amir Hotel ***
Jln. Duyung Street, Batu Ampar – Batam
Telp.0778-452335 Fax. 0778-454149

Harris Resort ***
Marina Water Front City, sekupang – Batam
Telp.0778-381888 Fax. 0778-381142

Hotel 89 ***
Penuin Centre Complek, Jln. Pembangunan, Baloi – Batam
Telp.0778-433789 Fax. 0778-456070

Island garden ***
Villa Idaman Complek, Baloi – Batam
Telp.0778-457500 Fax. 0778-457300

Island View ***
Jln. Prambanan No.1 – Batam
Telp.0778-430500 Fax. 0778-431500

Nagoya Plaza ***
Jln. Imam Bonjol, Nagoya – Batam
Telp.0778-459888 Fax. 0778-456690

Puri Garden ***
Teuku Umar No.1 Nagoya – Batam
Telp.0778-458888 Fax. 0778-456333

Seruni International Hotel ***
Nagoya Garden Phase II. Nagoya – Batam
Telp.0778-458333 Fax. 0778-426750

Utama Hotel ***
Paradise Complek Blok F1, Batam
Telp.0778-426222 Fax. 0778-433488

Vista Hotel ***
Top View Garden Complek – Batam
Telp.0778-431888 Fax. 0778-431877

Formosa **
City Plaza Complek Blok A No. 8 – Batam
Telp.0778-426789 Fax. 0778-426722

Golden Luck Resort **
Jln. Ir. Sutami 8, Batam
Telp.0778-323619 433788

Golden View Hotel ****
Bengkong Laut, Batam 
Telp.0778-7717777 Fax. 0778-7717000

Golden Virgo Hotel **
Jln. Teuku Umar, Seraya Complek – Batam 
Telp.0778-432095 Fax. 0778-423100

Grand Park Hotel **
Jln. Raja Ali Haji, Batam 
Telp.0778-428388 Fax. 0778-426742

KTM Indonesia **
Jln. Kol. Sugiono, Tg. Pinggir, Sekupang – Batam 
Telp.0778-321201 Fax. 0778-322883

Libra Hotel **
Jln. Raden Patah, Nagoya – Batam 
Telp.0778-453800 Fax. 0778-431696

Mercure Hotel **
Jln. Raden Patah No.12, Nagoya – Batam 
Telp.0778-452777 Fax. 0778-455063

Merlion Hotel (Singa Hotel) **
Jln. Sriwijaya No. 18, Pelita – Batam
Telp.0778-451919 Fax. 0778-457471

01 Hotel *
Engku Putri street, Batam Centre, Batam
Telp.0778-464673 Fax. 0778-463611

Andi Hotel *
Jln. Bengkong– Batam
Telp.0778-333754 Fax. 0778-333765

Grand Mutiara Hotel *
Jln. Raden Patah Blok 3 Baloi – Batam
Telp.0778-424988 Fax. 0778-452722

Grand Nagoya Hotel *
Sri Jaya Abadi Complek Blok B 9 - 12, Batam 
Telp.0778-452771

Holiday Hotel *
Jln. Imam Bonjol B/1, Nagoya – Batam 
Telp.0778-458616 Fax. 0778-457531

Horisona Hotel *
Jln. Sutan Abd. Rahman Blok E No. 1-7, Nagoya – Batam
Telp.0778-457111 Fax. 0778-457123

Indah Hotel *
Jln. Teratai Blok V, Baloi – Batam 
Telp.0778-6002299 Fax. 0778-6002288

Kolekta Hotel *
Jln. Raden Patah No. 12 – Batam 
Telp.0778-451333 Fax. 0778-421404

Makmur Raya Hotel *
Paradise Complek Blok K 5 - 9, Batam 
Telp.0778-425570 Fax. 0778-425661

Ozon Hotel *
Penuin Centre Complek Blok H No. 1 – Batam 
Telp.0778-428888 Fax. 0778-428785

Pelangi Hotel *
Tanjung Pantun Complek Blok J5 Sei Jodoh – Batam 
Telp.0778-451555 Fax. 0778-455122

Pelita Hotel *
Jln. Sriwijaya No. 23 – Batam 
Telp.0778-450620 Fax. 0778-425988

Penuin Hotel *
Penuin Centre Complek Blok L, Batam 
Telp.0778-422613 Fax. 0778-427557

Prima Asia Hotel *
Nagoya, Batam 
Telp.0778-429608 Fax. 0778-429609

Sentosa Hotel *
Raja Ali Haji Jodoh – Batam 
Telp.0778-452345 Fax. 0778-452330

Sidney Hotel *
Ruko sei panas, Batam 
Telp.0778-473102 Fax. 0778-473107

Trinity Hotel *
Green Garden Complek Blok E-14, Batam
Telp.0778-455991 Fax. 0778-459087

Windsor Square Hotel *
Windsor square Complek Blok A-12, Windsor – Batam
Telp.0778-455293 Fax. 0778-429666

Sumber Data : PHRI Batam

Daftar Hotel di Batam (kalau-kalau diperlukan)

  1. Island Garden Hotel. Jl. Pembangunan Komp. Villa Idaman – Kel. Batu Selicin Baloi Center- L Raja
  2. Appartemen Harmoni. Jl. Imam Bonjol Blok. J No. 01 Kel, Lubuk Baja Kota-L Raja
  3. Grand Mutiara Hotel. Jl. Raden Patah Blok. III No. 12 Kel. Batu Selicin L Baja
  4. Island View Hotel & Appartemen. Jl. Prambanan No. 1 Sei – Jodoh Batu Ampar Batam
  5. Sari Jaya Hotel. Komp. Bumi Indah No. 12 Kel. Lubuk Baja Kota L Baja
  6. Horisona Hotel. Komp. Lumbung Rezeki Blok. E No. 1-7 Kel. Lubuk Baja Kota L Baja
  7. Hotel Ozon. Komp. Penuin Center Blok. H No. 1 Batam
  8. Harris Resort. Marina Front Latter City Batam Sekupang
  9. Sentosa Hotel. Komp. Batam Sentosa Jl. Raja Ali Haji- Batam B. Ampar
  10. Hotel Pelangi. Jl. Raja Ali Haji Komp. Tanjung Pantun Blok. JJ Jodoh Batam
  11. Holiday Hotel. Jl. Imam Bonjol Blok B No. 01 Nagoya Batam L. BAJA
  12. Shoutlinks Country Club Appaitment . Soutlinks Country Club Jl Gajah Mada Km. 9 Sei Ladi Kel. Tiban Lama Sekupang
  13. Utama Hotel. Komp. Nagoya Paradice Center Samping PCB 91 Square Kel. Lubuk Baja Kota- L BAJA
  14. Kolekta Hotel. Kmp. Radn Patah Baloi Blok III – Batam L. BAJA
  15. Pelita Hotel. Jl. Sriwijaya No. 23 Pelita L. BAJA Batam
  16. Panorama Regency Hotel & Apartement. Komp. Tg. Pantun Sei-Jodoh B. Ampar Batam
  17. Golden Virgo Hotel. Jl. Teuku Umar No. 1 Kamp. Seraya Kel. Kamp Seraya – Batam
  18. Harmoni Hotel. Jl. Imam Bonjol Blok B No. 1 Sei Jodoh – Batam
  19. Ramayana Hotel. Jl. Pembangunan II Komp. Batam Blok. F No. 1 – Batam
  20. Nagoya Plaza Hotel. Jl. Imam Bonjol Kel L Baja Batam
  21. Batam Golden View. Jl. Hang Lekir Nongsa Batam
  22. Hotel Golden View. Jl. Bengkong Laut Golden Prawn – Batam
  23. Formosa Hotel. Komp. City Plaza Lubuk Baja Nagoya – Batam
  24. Indah Hotel Jl. Teratai Baloi Blok V No. 01 Kel Lubuk Baja Kota
  25. Raflesia Hotel. Jl. Teuku Umar Bukit Nagoya Kel. Lubuk Baja Kota
  26. Hotel 89. Jl. Pembangunan Baloi Blok IV. Kel Batu Selicin
  27. Hotel Goodway. Jl. Imam Bonjol No. 1 Nagoya Batam
  28. Turi Beach Resort. Jl. Hang Lekir Nongsa Batam
  29. Hotel Puri Garden. Jl. Teuku Umar Nagoya Batam B. Ampar
  30. Hotel Vista. Komp. Top View Garden Blok B 1 No. 1 L. BAJA
  31. Hotel Planet Holiday. Jl. Raja AI Haji Jodoh – Batam B. Ampar
  32. Penuin Hotel. Komp Penuin Centre Lt. II & III Kel. Batu Selicin L. Baja
  33. Nongsa Poin Marina. Jl. Hang Lekir Nongsa Batam Nongsa
  34. Grand Majesty Hotel. Komp. Jaya Pura P.O. BOX 565 BTMJ Jodoh Kel. Sei Jodoh B.Ampar
  35. Novotel- Batam. Duyung Sei Batam

Hotel Pangrango 1, 12 - 14 Maret 2010, menyiapkan panduan DIP-BPJJ. Sejak datang sudah mulai terasa sakit. Waktu berangkat ada berita harus segera memperbaiki draf disertasi. Jadi, Senin 15 Maret meskipun sakit terpaksa ke Yogya juga. 

Selasa, 23 Maret di Hotel Sahid Surabaya. Memenuhi undangan P4TK Bahasa untuk Pelatihan Tingkat Nasional Tim Pengembang BERMUTU.

Hotel Mirah, 24 - 26 Maret 2010, meneruskan rapat sebelumnya. Balik langsung mampir ke BPTIKP Ngaliyan untuk rapat mengenai Pelatihan ICT Guru SD/SMP/SMA/SMK sebagai Master Teacher. Agenda pertemuan berikutnya (5 - 9 April 2010) disepakati namun faktanya diundur entah sampai kapan. Infonya, AA belum sepakat! 

Tanggal 6 April, fax dari P4TK Bahasa datang untuk kegiatan serupa Surabaya 23 Maret itu. Kali ini di Hotel Golden Virgo Batam. 


Sunday, February 28, 2010

'Tumbak Cucukan' (atawa Cerita tentang S, S, dan S)

Bagi yang tidak tahu makna ungkapan 'tumbak cucukan', baiklah aku jelaskan. 'Tumbak cucukan' adalah istilah bagi orang yang suka mengadukan kepada orang lain mengenai apa yang ia dengar. Gampangnya, ia pengadu. Berhati-hatilah dengan orang tipe ini kalau pada suatu ketika ia ada dalam satu perbincangan dengan anda, dan anda secara sengaja atau tidak menyebut nama-nama tertentu, mengkritik, atau menjelek-jelekkan nama-nama tersebut. Misalnya anda bilang: "si A itu nggak bener kebijakannya. Harusnya begini, bukan begitu! Apa boleh buat, daya pikirnya si A memang sebatas itu". Nah bila si tumbak cucukan ada di sekitar anda, bolehlah bersiap si A akan mendatangi lalu menempeleng anda, atas pengaduan si tumbak cucukan itu. Memang sih, itu hanya terjadi kalau si A memang sebangsa carnivora yang mau menelan apa saja termasuk omongan si tumbak cucukan. Mengapa si tumbak cucukan mengadu? Ada motif poleksosbud (mungkin juga hankamhuk) tentu saja. Dengan mengadu kepada si A, apalagi kalau A adalah seorang boss, maka sudah barang tentu boss akan 'berhutang budi' kepadanya, dan mungkin akan memberinya stempel orang yang setia kawan, eh setia sebagai bawahan. Cukup?
Oke, ini cerita tentang teman baikku si S, dan atasannya yang kebetulan juga kusebut saja sebagai S, dan si tumbak cucukan yang kok ya kebetulan si S juga.
Si S yang temanku, yang memang orangnya cablaka, blak-blakan, suka terus terang, dalam sebuah forum warung kopian (ini forum informal, gaya pak becak di warung kopi) entah disengaja entah tidak menyebut S yang pejabat sebagai 'preman' (ini juga konon, karena si S yang temanku juga nggak ingat). Nah besoknya, si S yang pejabat menelpon si S yang temanku agar menghadap. Tentu tanpa curiga, S temanku datang menghadap. Apa yang dibilang S pejabat? Begini: "Mas S, kok anda tega mengatakan saya ini preman? saya tersinggung nih". S temanku bengong, dan dengan tabah menjawab:" Lho ini masalahnya apa Pak?" Kapan saya ngomong? Dan siapa saksinya?" ."Pokoknya saya tersinggung, dan saya akan mengadu pada polisi". "Silahkan Pak, saya hanya ingin tahu, siapa saksinya?" Lalu S yang pejabat menyebut nama S yang pengadu. S yang temanku menjawab:" Oh, S yang gila itu?. Bisa kami dikonfrontir Pak?" tanya S temankui. "Silahkan, besok S saya panggil" kata S pejabat.
Keesokan paginya bertiga mengadakan pertemuan. S temanku didampingi atasan langsungnya (kali ini namanya bukan S) dan S tumbak cucukan juga didampingi oleh atasan langsungnya (juga bukan S namanya). S yang temanku kali ini justru menunjukkan kepremanannya dengan menyimpan celurit dalam ranselnya. Katanya, untuk menghabisi si tumbak cucukan itu. Nah dalam forum itu si tumbak cucukan kembali mengadu bahwa dirinya diancam S karena telah mengadukan konten obrolan warung kopi itu. Alhasil, S yang pejabat malah berlinangan air mata. Mungkin membayangkan terjadinya peristiwa pembunuhan dalam ruang kerjanya yang berkarpet dan dingin ber-AC itu.
Purna cerita, selesai begitu saja. Nggak ada pengaduan ke polisi, nggak ada banjir darah di karpet empuk di ruangan dingin. Yang ada cuma cerita. Dan aku? Sayangnya baru mendengar cerita ini langsung dari S yang temanku setelah peristiwanya berlangsung satu tahun.

Moral cerita:
1. Kalau jadi pejabat, jangan suka tipis kuping. Pejabat itu sudah umum jadi sasaran omongan, baik enak maupun tidak. Jangan berharap bisa memuaskan semua orang. Kalau sedikit-sedikit lapor ke polisi dan si terlapor dihukum, lama-lama habislah bawahannya, tinggal si tumbak cucukan. Mau jadi atasannya satu orang saja, dan punya satu-satunya bawahan ya si tumbak cucukan itu?
2. Kalau ingin menyenangkan atau menjadi antek seseorang, tidak usahlah menjadi tumbak cucukan. Lebih baik menyemirkan sepatu atasan, membukakan pintu mobilnya, atau menyalakan korek kalau beliauya mau merokok. Menjadi tumbak cucukan beresiko dimusuhi orang.
3. Kalau ingin ngomongin atau ngejelekin atasan, jangan di depan si tumbak cucukan. Pakai milis, facebook atau twitter. Biar lebih keren dan cepat terkenal.

Catatan:
Aku bingung, kenapa istuilahnya 'tumbak cucukan'? Ini menyalahi gramatika pembentukan istilah. Mestinya 'cucukan tumbak' atau 'ujungnya tombak', bagian yang berupa pisau tajam dan runcing. Konon mulut orang yang suka ngadu itu menjadi runcing, seruncing ujung tombak. Karena itu, orang yang suka mengadu disebut juga 'lancip lambene' (runcing bibirnya!).
Kalau pinokio sih, makin panjang hidungnya setiap kali bohong. Si tumbak cucukan makin runcing bibirnya kalau makin sering ngadu. He he he, mungkin saja ya?

Catatan lagi:
Cerita ini aku tulis untuk anda. Kebetulan tiga S beserta atasan-atasannya yang terlibat dalam cerita ini, bukanlah teman fesbuk saya. Maka akan aneh kalau mereka tahu konten fesbuk ini. Kalau itu terjadi, berarti ada dua kemungkinan: (1) si Tifatul secara diam-diam telah menyadap isi fesbuk ini dan melaporkannya ke S yang pejabat, (2) Ada juga tumbak cucukan yang seneng fesbukan (dalam rangka mencari bahan untuk dilaporkan!)